📌 Program Studi Teknologi Rekayasa Kelautan (D4 / Sarjana Terapan)

Program Studi Teknologi Rekayasa Kelautan (D4 / Sarjana Terapan)

Program Studi Teknologi Rekayasa Kelautan (TRK) adalah jurusan teknik terapan yang fokus pada perancangan, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan struktur serta sarana infrastruktur di wilayah laut. Mahasiswa dididik untuk menguasai teknologi yang mendukung pemanfaatan potensi maritim secara berkelanjutan, meliputi:

  • Infrastruktur lepas pantai (offshore) dan pesisir.
  • Sistem energi laut terbarukan.
  • Teknologi survei dan pemetaan bawah laut.
  • Peralatan bawah air dan robotika kelautan.
  • Manajemen proyek konstruksi maritim.

Fokus utamanya adalah menerapkan prinsip rekayasa teknik untuk memecahkan masalah nyata di lingkungan laut dengan efisiensi tinggi, aman, dan berwawasan lingkungan.

Mahasiswa belajar tentang:

  • Hidrodinamika dan Mekanika Fluida: Mempelajari perilaku air laut dan dampaknya pada struktur.
  • Konstruksi Bangunan Laut: Perancangan dermaga, anjungan lepas pantai, dan pipa bawah laut.
  • Teknologi Survei Hidrografi: Pemetaan dasar laut menggunakan sonar dan teknologi satelit.
  • Robotika Kelautan & ROV: Pengoperasian kendaraan bawah air tanpa awak.
  • Energi Laut Terbarukan: Pemanfaatan arus, gelombang, dan pasang surut sebagai sumber energi.
  • Manajemen Proyek Kelautan: Perencanaan dan pengawasan kerja di lingkungan maritim yang ekstrem.

🎓 Profil Lulusan Prodi Teknologi Rekayasa Kelautan

Lulusan diharapkan menjadi praktisi teknik (engineer) yang handal di industri maritim, energi, maupun instansi pemerintah. Berikut profil utamanya:

1. Designer & Engineer Bangunan Laut

  • Merancang struktur pantai, dermaga, dan anjungan lepas pantai.
  • Bekerja di perusahaan konsultan teknik maritim atau galangan kapal.

2. Marine Surveyor & Hydrographer

  • Melakukan pemetaan bawah laut dan analisis data kelautan untuk proyek pelabuhan atau kabel bawah laut.
  • Bekerja di perusahaan survei minyak dan gas atau instansi riset.

3. Site Engineer / Pelaksana Konstruksi Maritim

  • Mengawasi proses pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di wilayah pesisir dan lepas pantai.
  • Memastikan standar keamanan kerja di laut terpenuhi.

4. Teknisi & Operator Robotika Kelautan (ROV Specialist)

  • Mengoperasikan dan memelihara Remotely Operated Vehicles (ROV) untuk inspeksi bawah air dan perbaikan pipa/kabel bawah laut.

5. Analis Energi Laut dan Lingkungan Pesisir

  • Mengembangkan teknologi energi bersih berbasis laut dan solusi mitigasi abrasi serta perlindungan pantai.
  • Bekerja di kementerian terkait (KKP, ESDM) atau NGO lingkungan.

6. Pengusaha Teknologi Maritim (Marine Technopreneur)

  • Membangun bisnis penyedia jasa survei, persewaan alat kelautan, atau inovasi teknologi tepat guna bagi industri bahari.