LOMBOK TENGAH – Politeknik Sains Global resmi memulai babak baru kepemimpinan. Samsudin, S.Pd., M.Pd., secara resmi dikukuhkan sebagai Direktur Politeknik Sains Global untuk masa bakti 2025–2029 dalam prosesi pelantikan khidmat yang berlangsung di aula kampus, Sabtu (4/4/2026).

Berada di bawah naungan Yayasan Al Fikri Lombok, kampus ini memantapkan langkah untuk menjawab tantangan zaman dengan menghadirkan pendidikan tinggi yang kompetitif, baik di level nasional maupun internasional.

Filosofi Menanam Benih Ketua Yayasan Al Fikri Lombok, Dr. A. Talib, MA, yang memimpin langsung jalannya pelantikan, memberikan pesan mendalam. Ia mengibaratkan membangun perguruan tinggi di fase awal seperti aktivitas agrikultur yang penuh ketekunan.

“Memimpin kampus yang sedang merintis ibarat menanam benih di lahan baru. Penuh tantangan, namun dengan ketulusan dan kerja keras, benih ini akan tumbuh menjadi mercusuar ilmu yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Dr. A. Talib dengan penuh optimisme.

Ia menekankan bahwa sinergi kolektif adalah kunci utama dalam menentukan arah masa depan institusi di tahun-tahun krusial ini.

Komitmen Profesionalisme dan Integritas Usai dilantik, Direktur Politeknik Sains Global, Samsudin, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa jabatan ini bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah moral. Ia bertekad membawa institusi ini bertransformasi menjadi lembaga yang menjunjung tinggi profesionalisme.

“Pelantikan ini adalah titik nol bagi kita semua untuk bersinergi. Fokus utama kita adalah membangun pondasi kampus yang profesional dan berintegritas,” tegasnya.

Akselerasi Melalui Formasi Baru Guna mempercepat gerak langkah institusi, agenda dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan para pejabat struktural. Formasi baru ini meliputi Wakil Direktur I (Bidang Akademik), Wakil Direktur II (Bidang Administrasi Umum dan Keuangan), jajaran Ketua Program Studi, hingga Kepala Unit.

Samsudin menyebut jajaran struktural yang baru dilantik sebagai “mesin utama” penggerak kualitas. “Mereka adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan mutu akademik dan layanan mahasiswa. Kehadiran formasi lengkap ini adalah langkah strategis untuk akselerasi kualitas pendidikan kita,” tambahnya.

Menyongsong Inovasi Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan doa bersama. Dalam penutupnya, Samsudin mengajak seluruh elemen kampus untuk mengadopsi budaya kerja “Cerdas dan Ikhlas”.

“Kita harus adaptif terhadap perubahan zaman agar mampu melahirkan inovasi yang membawa keberkahan bagi seluruh civitas akademika,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut segenap pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta perwakilan mahasiswa yang menyaksikan momentum bersejarah bagi masa depan Politeknik Sains Global. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *